ud4.8:10.1 “Saat ini, Bhante, orang-orang di Sāvatthī melihat para bhikkhu lalu mencaci, menghina, menyakiti, dan mengganggu mereka dengan kata-kata yang tidak pantas dan kasar:
ud4.8:10.2 ‘Para petapa putra Sakya ini tidak tahu malu, tidak bermoral, berkarakter buruk, pembohong, dan tidak menjalani kehidupan suci.
ud4.8:10.3 Padahal mereka mengaku sebagai pengamal Dhamma, pengamal perilaku baik, pengamal kehidupan suci, pengucap kebenaran, bermoral, dan berkarakter mulia.
ud4.8:10.4 Tidak ada kebhikkhuan pada mereka, tidak ada kebrahmanaan pada mereka.
ud4.8:10.5 Hilanglah kebhikkhuan mereka, hilanglah kebrahmanaan mereka.
ud4.8:10.6 Dari mana kebhikkhuan mereka, dari mana kebrahmanaan mereka?
ud4.8:10.7 Mereka telah terlepas dari kebhikkhuan, mereka telah terlepas dari kebrahmanaan.
ud4.8:10.8 Bagaimana mungkin seseorang yang telah melakukan perbuatan seorang laki-laki lalu merampas nyawa seorang perempuan!’”