Kemudian Yang Mulia Meghiya bangkit dari duduknya, memberi hormat kepada Sang Bhagavā, berjalan mengelilingi-Nya dengan menghadapkan sisi kanan, lalu pergi ke hutan mangga itu. Setelah tiba, ia masuk jauh ke dalam hutan mangga itu dan duduk di bawah sebatang pohon untuk bermeditasi di siang hari.
Then Meghiya got up from his seat, bowed and respectfully circled the Buddha, keeping him on his right. Then he went to that mango grove, and, having plunged deep into it, sat at the root of a certain tree for the day’s meditation.
Akan tetapi, ketika Yang Mulia Meghiya sedang bermeditasi di hutan mangga itu, ia sebagian besar diganggu oleh tiga jenis pikiran buruk yang tidak bermanfaat, yaitu:
But while Meghiya was meditating in that mango grove he was beset mostly by three kinds of bad, unskillful thoughts, namely,