‹
UD4.1

Meghiyasutta

Khotbah tentang Meghiya

Udāna · Khuddaka Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA KN 4.1

Kenali dunia dalam sutta ini

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
ud4.1:21.1

Tena ca pana, meghiya, bhikkhunā imesu pañcasu dhammesu patiṭṭhāya cattāro dhammā uttari bhāvetabbā—

Tetapi kemudian, Meghiya, seorang bhikkhu yang berlandaskan pada lima hal ini harus mengembangkan empat hal lebih lanjut:

But then, a mendicant grounded on these five things should develop four further things.

ud4.1:21.2

asubhā bhāvetabbā rāgassa pahānāya, mettā bhāvetabbā byāpādassa pahānāya, ānāpānassati bhāvetabbā vitakkupacchedāya, aniccasaññā bhāvetabbā asmimānasamugghātāya.

Ia harus mengembangkan persepsi ketidak-menarikan untuk meninggalkan nafsu, cinta kasih untuk meninggalkan kebencian, perhatian pada napas untuk memotong pikiran-pikiran, dan persepsi ketidak-kekalan untuk mencabut keangkuhan 'aku'.

They should develop the perception of ugliness to give up greed, love to give up hate, mindfulness of breathing to cut off thinking, and perception of impermanence to uproot the conceit ‘I am’.

ud4.1:21.3

Aniccasaññino hi, meghiya, anattasaññā saṇṭhāti,

Karena ketika seseorang mempersepsikan ketidak-kekalan, persepsi ketidak-akuan menjadi kokoh.

When you perceive impermanence, the perception of not-self becomes stabilized.

ud4.1:21.4

anattasaññī asmimānasamugghātaṁ pāpuṇāti diṭṭheva dhamme nibbānan”ti.

Dengan mempersepsikan ketidak-akuan, ia mencapai pencabutan keangkuhan 'aku' dan mencapai padamnya dalam kehidupan ini juga."

Perceiving not-self, you uproot the conceit ‘I am’ and attain extinguishment in this very life.”

SUMBER TEKS
Indonesia · diterjemahkan dengan bantuan AI
English · Bhikkhu SujatoSumber ↗