‹
UD2.10

Bhaddiyasutta

Khotbah tentang Bhaddiya

Udāna · Khuddaka Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA KN 2.10

Kenali dunia dalam sutta ini

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
ud2.10:7.1

“Kiṁ pana tvaṁ, bhaddiya, atthavasaṁ sampassamāno araññagatopi rukkhamūlagatopi suññāgāragatopi abhikkhaṇaṁ udānaṁ udānesi:

“Tetapi, Bhaddiya, manfaat apakah yang engkau lihat sehingga engkau, baik di hutan, di bawah pohon, maupun di tempat yang sepi, sering kali mengucapkan ucapan agung ini:

“But why do you say this?”

ud2.10:7.2

‘aho sukhaṁ, aho sukhan’”ti.

‘Oh, betapa bahagianya! Oh, betapa bahagianya!’”

ud2.10:7.3

“Pubbe me, bhante, agāriyabhūtassa rajjaṁ kārentassa antopi antepure rakkhā susaṁvihitā ahosi, bahipi antepure rakkhā susaṁvihitā ahosi, antopi nagare rakkhā susaṁvihitā ahosi, bahipi nagare rakkhā susaṁvihitā ahosi, antopi janapade rakkhā susaṁvihitā ahosi, bahipi janapade rakkhā susaṁvihitā ahosi.

“Dahulu, Bhante, ketika saya masih menjadi perumah tangga yang memerintah negeri, penjagaan telah diatur dengan baik di dalam maupun di luar istana, di dalam maupun di luar kota, di dalam maupun di luar negeri.

“Formerly, as a layperson ruling the land, my guard was well organized within and without the royal compound, within and without the city, and within and without the country.

ud2.10:7.4

So kho ahaṁ, bhante, evaṁ rakkhito gopito santo bhīto ubbiggo ussaṅkī utrāsī vihāsiṁ.

Akan tetapi, Bhante, meskipun aku dijaga dan dilindungi demikian, aku tetap hidup dalam ketakutan, kegelisahan, kecurigaan, dan kegentaran.

But although I was guarded and defended in this way, I remained fearful, scared, suspicious, and nervous.

ud2.10:7.5

Etarahi kho panāhaṁ, bhante, araññagatopi rukkhamūlagatopi suññāgāragatopi eko abhīto anubbiggo anussaṅkī anutrāsī appossukko pannalomo paradattavutto, migabhūtena cetasā viharāmi.

Tetapi sekarang ini, Bhante, meskipun pergi ke hutan, ke bawah pohon, atau ke tempat yang sepi, aku sendirian tanpa ketakutan, tanpa kegelisahan, tanpa kecurigaan, tanpa kegentaran, dengan tenang, berbulu lembut, hidup dari pemberian orang lain, dengan batin bagaikan rusa liar.

But these days, even when alone in the wilderness, at the foot of a tree, or in an empty dwelling, I’m not fearful, scared, suspicious, or nervous. I live relaxed, unruffled, surviving on charity, my heart free as a wild deer.

ud2.10:7.6

Imaṁ kho ahaṁ, bhante, atthavasaṁ sampassamāno araññagatopi rukkhamūlagatopi suññāgāragatopi abhikkhaṇaṁ udānaṁ udānesiṁ:

Melihat manfaat inilah, Bhante, maka meskipun pergi ke hutan, ke bawah pohon, atau ke tempat yang sepi, aku sering mengucapkan seruan kegembiraan:

It is for this reason that, even in the wilderness, at the foot of a tree, or in an empty dwelling, I frequently expressed this heartfelt sentiment:

ud2.10:7.7

‘aho sukhaṁ, aho sukhan’”ti.

'Oh, betapa bahagianya! Oh, betapa bahagianya!'"

‘Oh, what bliss! Oh, what bliss!’”

SUMBER TEKS
Indonesia · diterjemahkan dengan bantuan AI
English · Bhikkhu SujatoSumber ↗