‹
UD1.3

Tatiyabodhisutta

Khotbah tentang Pencerahan (Ke-3)

Udāna · Khuddaka Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA KN 1.3

Kenali dunia dalam sutta ini

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
ud1.3:2.1

“Iti imasmiṁ sati idaṁ hoti, imassuppādā idaṁ uppajjati,

“Ketika ini ada, maka ini menjadi ada; dengan munculnya ini, maka ini muncul.

“So, when this exists, this comes to be; due to the arising of this, this arises.

ud1.3:2.2

imasmiṁ asati idaṁ na hoti, imassa nirodhā idaṁ nirujjhati; yadidaṁ—

Ketika ini tidak ada, maka ini tidak menjadi ada; dengan lenyapnya ini, maka ini lenyap. Yaitu:

When this doesn’t exist, this doesn’t come to be; due to the cessation of this, this ceases. That is:

ud1.3:2.3

avijjāpaccayā saṅkhārā,

Dengan ketidaktahuan sebagai kondisi, muncullah bentukan-bentukan kehendak.

Ignorance is a requirement for choices.

ud1.3:2.4

saṅkhārapaccayā viññāṇaṁ,

Dengan bentukan-bentukan kehendak sebagai kondisi, muncullah kesadaran.

Choices are a requirement for consciousness.

ud1.3:2.5

viññāṇapaccayā nāmarūpaṁ,

Kesadaran adalah syarat bagi batin dan bentuk.

Consciousness is a requirement for name and form.

ud1.3:2.6

nāmarūpapaccayā saḷāyatanaṁ,

Batin dan bentuk adalah syarat bagi enam bidang indra.

Name and form are requirements for the six sense fields.

ud1.3:2.7

saḷāyatanapaccayā phasso,

Enam bidang indra adalah syarat bagi kontak.

The six sense fields are requirements for contact.

ud1.3:2.8

phassapaccayā vedanā,

Kontak adalah syarat bagi perasaan.

Contact is a requirement for feeling.

ud1.3:2.9

vedanāpaccayā taṇhā,

Perasaan adalah syarat bagi nafsu keinginan.

Feeling is a requirement for craving.

ud1.3:2.10

taṇhāpaccayā upādānaṁ,

Nafsu keinginan adalah syarat bagi kemelekatan.

Craving is a requirement for grasping.

ud1.3:2.11

upādānapaccayā bhavo,

Kemelekatan adalah syarat bagi kelangsungan eksistensi.

Grasping is a requirement for continued existence.

ud1.3:2.12

bhavapaccayā jāti,

Kelangsungan eksistensi adalah syarat bagi kelahiran kembali.

Continued existence is a requirement for rebirth.

ud1.3:2.13

jātipaccayā jarāmaraṇaṁ sokaparidevadukkhadomanassupāyāsā sambhavanti.

Kelahiran kembali adalah syarat bagi usia tua dan kematian, duka, ratapan, sakit, kesedihan, dan keputusasaan untuk muncul.

Rebirth is a requirement for old age and death, sorrow, lamentation, pain, sadness, and distress to come to be.

ud1.3:2.14

Evametassa kevalassa dukkhakkhandhassa samudayo hoti.

Demikianlah asal mula seluruh massa penderitaan ini terjadi.

That is how this entire mass of suffering originates.

SUMBER TEKS
Indonesia · diterjemahkan dengan bantuan AI
English · Bhikkhu SujatoSumber ↗