‹
UD1.2

Dutiyabodhisutta

Khotbah tentang Pencapaian Pencerahan (Ke-2)

Udāna · Khuddaka Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA KN 1.2

Kenali dunia dalam sutta ini

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
ud1.2:2.1

“Iti imasmiṁ asati idaṁ na hoti, imassa nirodhā idaṁ nirujjhati, yadidaṁ—

“Demikianlah, ketika ini tidak ada, maka ini tidak muncul; dengan lenyapnya ini, maka ini lenyap, yaitu:

“So, when this doesn’t exist, this doesn’t come to be; due to the cessation of this, this ceases. That is:

ud1.2:2.2

avijjānirodhā saṅkhāranirodho,

dengan lenyapnya ketidaktahuan, lenyaplah bentukan-bentukan mental,

When ignorance ceases, choices cease.

ud1.2:2.3

saṅkhāranirodhā viññāṇanirodho,

dengan lenyapnya bentukan-bentukan mental, lenyaplah kesadaran,

When choices cease, consciousness ceases.

ud1.2:2.4

viññāṇanirodhā nāmarūpanirodho,

dengan lenyapnya kesadaran, lenyaplah batin dan bentuk jasmani,

When consciousness ceases, name and form cease.

ud1.2:2.5

nāmarūpanirodhā saḷāyatananirodho,

dengan lenyapnya batin dan bentuk jasmani, lenyaplah enam indra,

When name and form cease, the six sense fields cease.

ud1.2:2.6

saḷāyatananirodhā phassanirodho,

dengan lenyapnya enam indra, lenyaplah kontak,

When the six sense fields cease, contact ceases.

ud1.2:2.7

phassanirodhā vedanānirodho,

dengan lenyapnya kontak, lenyaplah perasaan,

When contact ceases, feeling ceases.

ud1.2:2.8

vedanānirodhā taṇhānirodho,

dengan lenyapnya perasaan, lenyaplah keinginan (nafsu),

When feeling ceases, craving ceases.

ud1.2:2.9

taṇhānirodhā upādānanirodho,

dengan lenyapnya keinginan, lenyaplah kemelekatan,

When craving ceases, grasping ceases.

ud1.2:2.10

upādānanirodhā bhavanirodho,

dengan lenyapnya kemelekatan, lenyaplah proses menjadi (kelahiran kembali),

When grasping ceases, continued existence ceases.

ud1.2:2.11

bhavanirodhā jātinirodho,

dengan lenyapnya proses menjadi, lenyaplah kelahiran,

When continued existence ceases, rebirth ceases.

ud1.2:2.12

jātinirodhā jarāmaraṇaṁ sokaparidevadukkhadomanassupāyāsā nirujjhanti.

dengan lenyapnya kelahiran, lenyaplah penuaan dan kematian, kesedihan, ratapan, penderitaan, duka, dan keputusasaan.

When rebirth ceases, old age and death, sorrow, lamentation, pain, sadness, and distress cease.

ud1.2:2.13

Evametassa kevalassa dukkhakkhandhassa nirodho hotī”ti.

Demikianlah lenyapnya keseluruhan kumpulan penderitaan ini.”

That is how this entire mass of suffering ceases.”

SUMBER TEKS
Indonesia · diterjemahkan dengan bantuan AI
English · Bhikkhu SujatoSumber ↗