Dan bagaimanakah, para bhikkhu, seorang bhikkhu yang bersandar pada moralitas, berdiri di atas moralitas, mengembangkan jalan mulia berunsur delapan dan melatih jalan mulia berunsur delapan secara berulang-ulang, mencapai pertumbuhan, perkembangan, dan kematangan dalam hal-hal (kebenaran)?
Di sini, para bhikkhu, seorang bhikkhu mengembangkan pandangan benar yang bersandar pada keterasingan, bersandar pada kebosanan, bersandar pada lenyapnya, yang matang dalam pelepasan.
Demikianlah, para bhikkhu, seorang bhikkhu yang bersandar pada moralitas, berdiri kokoh di atas moralitas, mengembangkan jalan mulia berunsur delapan dan melatihnya berulang-ulang, mencapai pertumbuhan, perkembangan, dan kemajuan dalam segala hal.”