Para bhikkhu, seperti halnya segala jenis benih dan tumbuhan yang tumbuh, berkembang, dan menjadi subur, semuanya tumbuh, berkembang, dan menjadi subur dengan bersandar pada bumi, berdiri di atas bumi;
demikian pula, para bhikkhu, seorang bhikkhu yang bersandar pada moralitas, berdiri di atas moralitas, mengembangkan jalan mulia berunsur delapan dan melatih jalan mulia berunsur delapan secara berulang-ulang, mencapai pertumbuhan, perkembangan, dan kematangan dalam hal-hal (kebenaran).