ps3.2:5.1 <b>Apakah delapan landasan kekuatan batin itu?</b>
ps3.2:5.2 Jika seorang bhikkhu, dengan bersandar pada keinginan (chanda), memperoleh samādhi, memperoleh keterpusatan pikiran.
ps3.2:5.3 Keinginan bukanlah samādhi, samādhi bukanlah keinginan.
ps3.2:5.4 Keinginan adalah satu hal, samādhi adalah hal lain.
ps3.2:5.5 Jika seorang bhikkhu, dengan bersandar pada semangat (vīriya), memperoleh samādhi, memperoleh keterpusatan pikiran.
ps3.2:5.6 Semangat bukanlah samādhi, samādhi bukanlah semangat.
ps3.2:5.7 Semangat adalah satu hal, samādhi adalah hal lain.
ps3.2:5.8 Jika seorang bhikkhu, dengan bersandar pada pikiran (citta), memperoleh samādhi, memperoleh keterpusatan pikiran.
ps3.2:5.9 Pikiran bukanlah samādhi, samādhi bukanlah pikiran.
ps3.2:5.10 Pikiran adalah satu hal, samādhi adalah hal lain.
ps3.2:5.11 Jika seorang bhikkhu, dengan bersandar pada penyelidikan (vīmaṁsā), memperoleh samādhi, memperoleh keterpusatan pikiran.
ps3.2:5.12 Penyelidikan bukanlah samādhi, samādhi bukanlah penyelidikan.
ps3.2:5.13 Penyelidikan adalah satu hal, samādhi adalah hal lain.
ps3.2:5.14 Delapan landasan kekuatan batin ini mengarah pada perolehan kekuatan batin, pada pencapaian kekuatan batin, pada kemampuan mengubah kekuatan batin, pada keluasan kekuatan batin, pada penguasaan kekuatan batin, pada keberanian dalam kekuatan batin.