Puthujjanakalyāṇakassa paññā aṭṭhamakassa paññāya dūre vidūre suvidūre na santike na sāmantā.
Kebijaksanaan seorang duniawi yang baik adalah jauh, sangat jauh, teramat jauh dari kebijaksanaan seorang yang telah memasuki arus (aṭṭhamaka); tidak dekat, tidak berdampingan.
Aṭṭhamakassa paññā sotāpannassa paññāya dūre vidūre suvidūre na santike na sāmantā.
Kebijaksanaan seorang aṭṭhamaka adalah jauh, sangat jauh, teramat jauh dari kebijaksanaan seorang pemasuk arus (sotāpanna); tidak dekat, tidak berdampingan.
Sotāpannassa paññā sakadāgāmissa paññāya dūre vidūre suvidūre na santike na sāmantā.
Kebijaksanaan seorang sotāpanna adalah jauh, sangat jauh, teramat jauh dari kebijaksanaan seorang yang kembali sekali lagi (sakadāgāmī); tidak dekat, tidak berdampingan.
Sakadāgāmissa paññā anāgāmissa paññāya dūre vidūre suvidūre na santike na sāmantā.
Kebijaksanaan seorang sakadāgāmī adalah jauh, sangat jauh, teramat jauh dari kebijaksanaan seorang yang tidak kembali lagi (anāgāmī); tidak dekat, tidak berdampingan.
Dengan merujuk pada seorang paccekabuddha dan dunia beserta para dewanya, seorang Tathāgata, arahat, sammāsambuddha adalah yang tertinggi, yang memiliki kebijaksanaan tak tertandingi.