ps3.1:39.1 Mengarah pada kebijaksanaan yang menembus—apakah kebijaksanaan yang menembus itu?
ps3.1:39.2 Di sini, seseorang memiliki banyak kegelisahan terhadap segala bentukan, banyak ketakutan, banyak kekecewaan, banyak ketidaksenangan, banyak ketidakpuasan.
ps3.1:39.3 Berpaling ke luar, ia tidak bergembira dalam segala bentukan.
ps3.1:39.4 Ia menembus dan membelah tumpukan keserakahan yang belum pernah ditembus dan belum pernah dibelah sebelumnya—inilah kebijaksanaan yang menembus.
ps3.1:39.5 Ia menembus dan membelah tumpukan kebencian yang belum pernah ditembus dan belum pernah dibelah sebelumnya—inilah kebijaksanaan yang menembus.
ps3.1:39.6 Ia menembus dan membelah tumpukan kebodohan yang belum pernah ditembus dan belum pernah dibelah sebelumnya—inilah kebijaksanaan yang menembus.
ps3.1:39.7 Kemarahan yang belum ditembus, belum dihancurkan sebelumnya …
ps3.1:39.8 Kebencian …
ps3.1:39.9 Kemunafikan …
ps3.1:39.10 Kekasaran …
ps3.1:39.11 Iri hati …
ps3.1:39.12 Kekikiran …
ps3.1:39.13 Tipu daya …
ps3.1:39.14 Kecurangan …
ps3.1:39.15 Kekeraskepalaan …
ps3.1:39.16 Keangkuhan …
ps3.1:39.17 Kesombongan …
ps3.1:39.18 Keangkuhan yang berlebihan …
ps3.1:39.19 Kemabukan …
ps3.1:39.20 Kelengahan …
ps3.1:39.21 Semua kekotoran batin …
ps3.1:39.22 Semua perbuatan buruk …
ps3.1:39.23 Semua bentukan-bentukan …
ps3.1:39.24 Semua perbuatan yang mengarah pada kelahiran kembali ditembus dan dihancurkannya—inilah kebijaksanaan yang menembus.
ps3.1:39.25 Mengarah pada kebijaksanaan yang menembus, yaitu—
ps3.1:39.26 Inilah kebijaksanaan yang menembus.