ps3.1:23.1 Kebijaksanaan seorang duniawi yang baik adalah jauh, sangat jauh, teramat jauh dari kebijaksanaan seorang yang telah memasuki arus (aṭṭhamaka); tidak dekat, tidak berdampingan.
ps3.1:23.2 Dengan merujuk pada seorang duniawi yang baik, seorang aṭṭhamaka adalah yang memiliki kebijaksanaan tak tertandingi.
ps3.1:23.3 Kebijaksanaan seorang aṭṭhamaka adalah jauh, sangat jauh, teramat jauh dari kebijaksanaan seorang pemasuk arus (sotāpanna); tidak dekat, tidak berdampingan.
ps3.1:23.4 Dengan merujuk pada seorang aṭṭhamaka, seorang sotāpanna adalah yang memiliki kebijaksanaan tak tertandingi.
ps3.1:23.5 Kebijaksanaan seorang sotāpanna adalah jauh, sangat jauh, teramat jauh dari kebijaksanaan seorang yang kembali sekali lagi (sakadāgāmī); tidak dekat, tidak berdampingan.
ps3.1:23.6 Dengan merujuk pada seorang sotāpanna, seorang sakadāgāmī adalah yang memiliki kebijaksanaan tak tertandingi.
ps3.1:23.7 Kebijaksanaan seorang sakadāgāmī adalah jauh, sangat jauh, teramat jauh dari kebijaksanaan seorang yang tidak kembali lagi (anāgāmī); tidak dekat, tidak berdampingan.
ps3.1:23.8 Dengan merujuk pada seorang sakadāgāmī, seorang anāgāmī adalah yang memiliki kebijaksanaan tak tertandingi.
ps3.1:23.9 Kebijaksanaan seorang anāgāmī adalah jauh, sangat jauh, teramat jauh dari kebijaksanaan seorang arahat; tidak dekat, tidak berdampingan.
ps3.1:23.10 Dengan merujuk pada seorang anāgāmī, seorang arahat adalah yang memiliki kebijaksanaan tak tertandingi.
ps3.1:23.11 Kebijaksanaan seorang arahat adalah jauh, sangat jauh, teramat jauh dari kebijaksanaan seorang paccekabuddha; tidak dekat, tidak berdampingan.
ps3.1:23.12 Dengan merujuk pada seorang arahat, seorang paccekabuddha adalah yang memiliki kebijaksanaan tak tertandingi.
ps3.1:23.13 Dengan merujuk pada seorang paccekabuddha dan dunia beserta para dewanya, seorang Tathāgata, arahat, sammāsambuddha adalah yang tertinggi, yang memiliki kebijaksanaan tak tertandingi.