Katamehi <b>aṭṭhahākārehi upekkhāsambojjhaṅgo tiṭṭhati?</b>
Dengan delapan cara apakah faktor pencerahan keseimbangan batin berdiri?
2.3. Pembahasan tentang Faktor-faktor Pencerahan
Katamehi <b>aṭṭhahākārehi upekkhāsambojjhaṅgo tiṭṭhati?</b>
Dengan delapan cara apakah faktor pencerahan keseimbangan batin berdiri?
Anuppādaṁ āvajjitattā upekkhāsambojjhaṅgo tiṭṭhati, uppādaṁ anāvajjitattā upekkhāsambojjhaṅgo tiṭṭhati, appavattaṁ āvajjitattā upekkhāsambojjhaṅgo tiṭṭhati, pavattaṁ anāvajjitattā upekkhāsambojjhaṅgo tiṭṭhati, animittaṁ āvajjitattā upekkhāsambojjhaṅgo tiṭṭhati, nimittaṁ anāvajjitattā upekkhāsambojjhaṅgo tiṭṭhati, nirodhaṁ āvajjitattā upekkhāsambojjhaṅgo tiṭṭhati, saṅkhāre anāvajjitattā upekkhāsambojjhaṅgo tiṭṭhati—
Karena memperhatikan ketidakmunculan (anuppāda), faktor pencerahan keseimbangan batin berdiri; karena tidak memperhatikan kemunculan (uppāda), faktor pencerahan keseimbangan batin berdiri; karena memperhatikan ketidakberlangsungan (appavatta), faktor pencerahan keseimbangan batin berdiri; karena tidak memperhatikan keberlangsungan (pavatta), faktor pencerahan keseimbangan batin berdiri; karena memperhatikan ketanpatandaan (animitta), faktor pencerahan keseimbangan batin berdiri; karena tidak memperhatikan tanda (nimitta), faktor pencerahan keseimbangan batin berdiri; karena memperhatikan lenyapnya (nirodha), faktor pencerahan keseimbangan batin berdiri; karena tidak memperhatikan bentukan-bentukan (saṅkhāre), faktor pencerahan keseimbangan batin berdiri—
imehi aṭṭhahākārehi upekkhāsambojjhaṅgo tiṭṭhati.
dengan delapan cara inilah faktor pencerahan keseimbangan batin berdiri.