ps1.4:96.1 Sejauh mana aspek penderitaan dari penderitaan telah diketahui, tidak ada aspek penderitaan yang belum diketahui—
ps1.4:96.2 mata yang meliputi segala.
ps1.4:96.3 Apa yang disebut mata yang meliputi segala itu adalah indria kebijaksanaan.
ps1.4:96.4 Berdasarkan indria kebijaksanaan, indria keyakinan dalam aspek ketetapan hati, indria kegigihan dalam aspek penguatan, indria perhatian dalam aspek penegakan, indria konsentrasi dalam aspek ketidak-teralihkan.
ps1.4:96.5 Sejauh mana aspek penderitaan dari penderitaan telah dilihat, diketahui, direalisasikan, dan disentuh dengan kebijaksanaan;
ps1.4:96.6 tidak ada aspek penderitaan yang belum disentuh dengan kebijaksanaan—
ps1.4:96.7 mata yang meliputi segala.
ps1.4:96.8 Apa yang disebut mata yang meliputi segala itu adalah indria kebijaksanaan.
ps1.4:96.9 Berdasarkan indria kebijaksanaan, indria keyakinan dalam aspek ketetapan hati, indria kegigihan dalam aspek penguatan, indria perhatian dalam aspek penegakan, indria konsentrasi dalam aspek ketidak-teralihkan.
ps1.4:96.10 Sejauh mana aspek asal-mula dari asal-mula … pe …
ps1.4:96.11 sejauh mana aspek lenyapnya dari lenyapnya …
ps1.4:96.12 sejauh mana aspek jalan dari jalan …
ps1.4:96.13 sejauh mana aspek analisis makna dari analisis makna …
ps1.4:96.14 sejauh mana aspek analisis dharma dari analisis dharma …
ps1.4:96.15 sejauh mana aspek analisis bahasa dari analisis bahasa …
ps1.4:96.16 Sejauh apa pun dalam hal kecakapan membabarkan, makna kecakapan membabarkan …
ps1.4:96.17 Sejauh apa pun pengetahuan tentang keunggulan dan kelemahan indria makhluk-makhluk …
ps1.4:96.18 Sejauh apa pun pengetahuan tentang kecenderungan dasar dan noda batin makhluk-makhluk …
ps1.4:96.19 Sejauh apa pun pengetahuan tentang keajaiban berpasangan …
ps1.4:96.20 Sejauh apa pun pengetahuan tentang pencapaian belas kasih besar …
ps1.4:96.21 Sejauh apa pun di dunia ini bersama para dewanya, bersama Māra, bersama Brahmā, bersama generasi para petapa dan brahmana, bersama para dewa dan manusia, apa yang dilihat, didengar, dirasakan, diketahui, dicapai, dicari, direnungkan oleh batin—semua itu telah diketahui, dilihat, dipahami, direalisasikan, dan disentuh oleh kebijaksanaan.
ps1.4:96.22 Tidak ada yang tidak tersentuh oleh kebijaksanaan—
ps1.4:96.23 inilah Mata yang Melihat Segala.
ps1.4:96.24 Apa yang disebut Mata yang Melihat Segala, itulah indria kebijaksanaan.
ps1.4:96.25 Melalui kekuatan indria kebijaksanaan, dalam hal makna tekad, terdapat indria keyakinan; dalam hal makna penguatan, terdapat indria kegigihan; dalam hal makna penegakan, terdapat indria perhatian; dalam hal makna ketidak-teralihkan, terdapat indria konsentrasi.