<b>Abbhā muttova candimā</b>ti yathā abbhā, evaṁ kilesā.
<b>Bagaikan bulan yang terbebas dari awan</b> artinya sebagaimana awan, demikian pula kekotoran batin.
1.3. Pembahasan tentang Perhatian pada Pernapasan
<b>Abbhā muttova candimā</b>ti yathā abbhā, evaṁ kilesā.
<b>Bagaikan bulan yang terbebas dari awan</b> artinya sebagaimana awan, demikian pula kekotoran batin.
Yathā cando, evaṁ ariyañāṇaṁ.
Seperti bulan, demikian pula pengetahuan mulia.
Yathā candimā devaputto, evaṁ bhikkhu.
Seperti dewa bulan, demikian pula seorang bhikkhu.
Yathā cando abbhā mutto mahikā mutto dhūmarajā mutto rāhugahaṇā vippamutto bhāsate ca tapate ca virocate ca, evamevaṁ bhikkhu sabbakilesehi vippamutto bhāsate ca tapate ca virocate ca.
Seperti bulan yang terbebas dari awan, terbebas dari kabut, terbebas dari debu dan asap, terbebas dari gerhana Rahu, bersinar, memancar, dan bercahaya, demikian pula seorang bhikkhu yang terbebas dari segala kekotoran batin bersinar, memancar, dan bercahaya.
Tena vuccati—
Oleh karena itu dikatakan:
“abbhā muttova candimā”ti.
“Bagaikan bulan yang terbebas dari awan.”
Imāni terasa vodāne ñāṇāni.
Inilah tiga belas pengetahuan tentang pemurnian.
Vodānañāṇaniddeso catuttho.
Uraian Pengetahuan tentang Pemurnian, bagian keempat.
Bhāṇavāro.
Bab pembacaan.