ps1.2:59.1 Bagaimana ia melihat diri dalam bentukan-bentukan kehendak?
ps1.2:59.2 Seseorang di sini melihat kesadaran …
ps1.2:59.3 bentuk …
ps1.2:59.4 Perasaan …
ps1.2:59.5 Ia merenungkan persepsi sebagai diri.
ps1.2:59.6 Maka ia berpikir:
ps1.2:59.7 “Inilah diriku.
ps1.2:59.8 Dan diriku ini terdapat dalam bentukan-bentukan kehendak ini.”
ps1.2:59.9 Ia merenungkan diri dalam bentukan-bentukan kehendak.
ps1.2:59.10 Seperti halnya sebuah permata yang diletakkan dalam sebuah kotak.
ps1.2:59.11 Seseorang mungkin berkata kepadanya:
ps1.2:59.12 “Ini permata, ini kotaknya.
ps1.2:59.13 Berbeda permata, berbeda kotaknya.
ps1.2:59.14 Namun permata ini terdapat dalam kotak ini.”
ps1.2:59.15 Ia merenungkan permata dalam kotak.
ps1.2:59.16 Demikian pula, seseorang di sini merenungkan kesadaran …
ps1.2:59.17 bentuk …
ps1.2:59.18 perasaan …
ps1.2:59.19 persepsi sebagai diri.
ps1.2:59.20 Maka ia berpikir:
ps1.2:59.21 “Inilah diriku.
ps1.2:59.22 Dan diriku ini terdapat dalam bentukan-bentukan kehendak ini.”
ps1.2:59.23 Ia merenungkan diri dalam bentukan-bentukan kehendak.
ps1.2:59.24 Kemelekatan dan penyerapan adalah pandangan salah.
ps1.2:59.25 Pandangan salah bukanlah landasan, landasan bukanlah pandangan salah.
ps1.2:59.26 Berbeda pandangan salah, berbeda landasan.
ps1.2:59.27 Apa pun pandangan salah dan apa pun landasannya—
ps1.2:59.28 inilah pandangan salah keempat tentang diri yang berlandaskan pada bentukan-bentukan.
ps1.2:59.29 Pandangan tentang diri adalah pandangan salah …
ps1.2:59.30 ini adalah belenggu-belenggu, bukan pandangan-pandangan salah.
ps1.2:59.31 Demikianlah ia merenungkan diri dalam bentukan-bentukan.