ps1.2:106.1 “Dunia ini kekal”—
ps1.2:106.2 karena pandangan yang melekat pada ujung-ujung, dengan lima cara terjadi pengerasan; semua itu adalah pandangan-pandangan tentang keberadaan.
ps1.2:106.3 “Dunia ini tidak kekal”—
ps1.2:106.4 karena pandangan yang melekat pada ujung-ujung, dengan lima cara terjadi pengerasan; semua itu adalah pandangan-pandangan tentang ketiadaan.
ps1.2:106.5 “Dunia ini terbatas”—
ps1.2:106.6 karena pandangan yang melekat pada ujung-ujung, dengan lima cara terjadi pengerasan; bisa jadi pandangan tentang keberadaan, bisa jadi pandangan tentang ketiadaan.
ps1.2:106.7 “Dunia ini tidak terbatas”—
ps1.2:106.8 karena pandangan yang melekat pada ujung-ujung, dengan lima cara terjadi pengerasan; bisa jadi pandangan tentang keberadaan, bisa jadi pandangan tentang ketiadaan.
ps1.2:106.9 “Jiwa itu sama dengan tubuh”—
ps1.2:106.10 karena pandangan yang melekat pada ujung-ujung, dengan lima cara terjadi pengerasan; semua itu adalah pandangan-pandangan tentang ketiadaan.
ps1.2:106.11 “Jiwa berbeda dengan tubuh”—
ps1.2:106.12 karena pandangan yang melekat pada ujung-ujung, dengan lima cara terjadi pengerasan; semua itu adalah pandangan-pandangan tentang keberadaan.
ps1.2:106.13 “Tathāgata ada setelah kematian”—
ps1.2:106.14 karena pandangan yang melekat pada ujung-ujung, dengan lima cara terjadi pengerasan; semua itu adalah pandangan-pandangan tentang keberadaan.
ps1.2:106.15 “Tathāgata tidak ada setelah kematian”—
ps1.2:106.16 karena pandangan yang melekat pada ujung-ujung, dengan lima cara terjadi pengerasan; semua itu adalah pandangan-pandangan tentang ketiadaan.
ps1.2:106.17 “Tathāgata ada dan tidak ada setelah kematian”—
ps1.2:106.18 karena pandangan yang melekat pada ujung-ujung, dengan lima cara terjadi pengerasan; bisa jadi pandangan tentang keberadaan, bisa jadi pandangan tentang ketiadaan. “Tathāgata tidak ada dan tidak tidak ada setelah kematian”—
ps1.2:106.19 karena pandangan yang melekat pada ujung-ujung, dengan lima cara terjadi pengerasan; bisa jadi pandangan tentang keberadaan, bisa jadi pandangan tentang ketiadaan.