Anuppādo nirāmisanti abhiññeyyaṁ.
Ketidakmunculan adalah hal yang bebas dari kepuasan indria—demikianlah harus dipahami secara langsung.
1.1. Pembahasan tentang Pengetahuan (Ñāṇakathā)
Anuppādo nirāmisanti abhiññeyyaṁ.
Ketidakmunculan adalah hal yang bebas dari kepuasan indria—demikianlah harus dipahami secara langsung.
Appavattaṁ nirāmisanti abhiññeyyaṁ.
Penghentian keberlangsungan adalah hal yang bebas dari kepuasan indria—demikianlah harus dipahami secara langsung.
Animittaṁ nirāmisanti abhiññeyyaṁ.
Tanpa penanda adalah hal yang bebas dari kepuasan indria—demikianlah harus dipahami secara langsung.
Anāyūhanā nirāmisanti abhiññeyyaṁ.
Ketidakberdayaan adalah tanpa kepentingan duniawi—harus dipahami sepenuhnya.
Appaṭisandhi nirāmisanti abhiññeyyaṁ.
Tanpa kelahiran kembali adalah tanpa kepentingan duniawi—harus dipahami sepenuhnya.
Agati nirāmisanti abhiññeyyaṁ.
Tanpa tujuan adalah tanpa kepentingan duniawi—harus dipahami sepenuhnya.
Anibbatti nirāmisanti abhiññeyyaṁ.
Tanpa penjelmaan adalah tanpa kepentingan duniawi—harus dipahami sepenuhnya.
Anupapatti nirāmisanti abhiññeyyaṁ.
Tanpa kemunculan adalah tanpa kepentingan duniawi—harus dipahami sepenuhnya.
Ajāti nirāmisanti abhiññeyyaṁ.
Tanpa kelahiran adalah tanpa kepentingan duniawi—harus dipahami sepenuhnya.
Ajarā nirāmisanti abhiññeyyaṁ.
Tanpa penuaan adalah tanpa kepentingan duniawi—harus dipahami sepenuhnya.
Abyādhi nirāmisanti abhiññeyyaṁ.
Tanpa penyakit adalah tanpa kepentingan duniawi—harus dipahami sepenuhnya.
Amataṁ nirāmisanti abhiññeyyaṁ.
Tanpa kematian adalah tanpa kepentingan duniawi—harus dipahami sepenuhnya.
Asoko nirāmisanti abhiññeyyaṁ.
Tanpa kesedihan adalah tanpa kepentingan duniawi—harus dipahami sepenuhnya.
Aparidevo nirāmisanti abhiññeyyaṁ.
Tanpa ratapan adalah tanpa kepentingan duniawi—harus dipahami sepenuhnya.
Anupāyāso nirāmisanti abhiññeyyaṁ. [15]
Tanpa keputusasaan adalah tanpa kepentingan duniawi—harus dipahami sepenuhnya.