Pañca dhamme sandassetuṁ byañjananiruttābhilāpā, pañca atthe sandassetuṁ byañjananiruttābhilāpā.
Lima hal untuk ditunjukkan melalui ungkapan kata dan bahasa; lima makna untuk ditunjukkan melalui ungkapan kata dan bahasa.
1.1. Pembahasan tentang Pengetahuan (Ñāṇakathā)
Pañca dhamme sandassetuṁ byañjananiruttābhilāpā, pañca atthe sandassetuṁ byañjananiruttābhilāpā.
Lima hal untuk ditunjukkan melalui ungkapan kata dan bahasa; lima makna untuk ditunjukkan melalui ungkapan kata dan bahasa.
Aññā dhammaniruttiyo, aññā atthaniruttiyo.
Berbeda adalah istilah-istilah Dhamma, berbeda adalah istilah-istilah makna.
Yena ñāṇena imā nānā niruttiyo ñātā, teneva ñāṇena imā nānā niruttiyo paṭividitāti.
Dengan pengetahuan yang dengannya berbagai istilah ini diketahui, dengan pengetahuan yang sama pula berbagai istilah ini ditembus.
Tena vuccati—
Oleh karena itu dikatakan:
“niruttinānatte paññā niruttipaṭisambhide ñāṇaṁ”.
“Kebijaksanaan dalam keberagaman istilah adalah pengetahuan pada analisis bahasa (niruttipaṭisambhidā).”