ps1.1:79.1 Peran penderitaan harus dipahami sepenuhnya;
ps1.1:79.2 Peran penindasan dari penderitaan harus dipahami sepenuhnya;
ps1.1:79.3 Peran keterbentukan dari penderitaan harus dipahami sepenuhnya;
ps1.1:79.4 Peran pembakaran dari penderitaan harus dipahami sepenuhnya;
ps1.1:79.5 Peran perubahan dari penderitaan harus dipahami sepenuhnya.
ps1.1:79.6 Peran asal-mula harus dipahami sepenuhnya;
ps1.1:79.7 Peran akumulasi dari asal-mula harus dipahami sepenuhnya;
ps1.1:79.8 Peran sebab dari asal-mula harus dipahami sepenuhnya;
ps1.1:79.9 Peran keterikatan dari asal-mula harus dipahami sepenuhnya;
ps1.1:79.10 Peran hambatan dari asal-mula harus dipahami sepenuhnya;
ps1.1:79.11 Peran lenyapnya harus dipahami sepenuhnya;
ps1.1:79.12 Peran kebebasan dari lenyapnya harus dipahami sepenuhnya;
ps1.1:79.13 Peran keterasingan dari lenyapnya harus dipahami sepenuhnya.
ps1.1:79.14 Sifat lenyapnya sebagai tanpa-kondisi harus dipahami sepenuhnya;
ps1.1:79.15 Sifat lenyapnya sebagai tanpa-kematian harus dipahami sepenuhnya.
ps1.1:79.16 Sifat jalan harus dipahami sepenuhnya;
ps1.1:79.17 Sifat jalan sebagai penuntun keluar harus dipahami sepenuhnya;
ps1.1:79.18 Sifat jalan sebagai sebab harus dipahami sepenuhnya;
ps1.1:79.19 Sifat jalan sebagai penglihatan harus dipahami sepenuhnya;
ps1.1:79.20 Sifat jalan sebagai kekuasaan tertinggi harus dipahami sepenuhnya. [16]