ps1.1:76.1 Keadaan usaha harus diketahui secara langsung;
ps1.1:76.2 Keadaan sebagai akar dari usaha harus diketahui secara langsung;
ps1.1:76.3 Keadaan sebagai landasan dari usaha harus diketahui secara langsung;
ps1.1:76.4 Peran usaha sebagai kekuatan pendorong harus dipahami secara langsung;
ps1.1:76.5 Peran usaha sebagai keberhasilan harus dipahami secara langsung;
ps1.1:76.6 Peran usaha sebagai tekad harus dipahami secara langsung;
ps1.1:76.7 Peran usaha sebagai penguatan harus dipahami secara langsung;
ps1.1:76.8 Peran usaha sebagai penegakan harus dipahami secara langsung;
ps1.1:76.9 Peran usaha sebagai ketidakteralihan harus dipahami secara langsung;
ps1.1:76.10 Peran usaha sebagai penglihatan harus dipahami secara langsung. [10]