ps1.1:258.1 Dengan bentukan-bentukan mental sebagai kondisi, kesadaran muncul bergantungan …
ps1.1:258.2 Dengan kesadaran sebagai kondisi, batin-dan-jasmani muncul bergantungan …
ps1.1:258.3 Dengan batin-dan-jasmani sebagai kondisi, enam indra muncul bergantungan …
ps1.1:258.4 Dengan enam indra sebagai kondisi, kontak muncul bergantungan …
ps1.1:258.5 Dengan kontak sebagai kondisi, perasaan muncul bergantungan …
ps1.1:258.6 Dengan perasaan sebagai kondisi, ketagihan muncul bergantungan …
ps1.1:258.7 Dengan ketagihan sebagai kondisi, kemelekatan muncul bergantungan …
ps1.1:258.8 Dengan kemelekatan sebagai kondisi, penjelmaan muncul bergantungan …
ps1.1:258.9 Dengan penjelmaan sebagai kondisi, kelahiran muncul bergantungan …
ps1.1:258.10 Dengan kelahiran sebagai kondisi, penuaan-dan-kematian muncul bergantungan.
ps1.1:258.11 Kedua fenomena ini muncul bergantungan—
ps1.1:258.12 kebijaksanaan dalam memahami kondisi adalah pengetahuan tentang kestabilan Dhamma.
ps1.1:258.13 Demikian pula di masa lampau …
ps1.1:258.14 dan di masa depan, dengan kelahiran sebagai kondisi, penuaan-dan-kematian muncul bergantungan.
ps1.1:258.15 Kedua fenomena ini muncul bergantung pada kondisi—
ps1.1:258.16 kebijaksanaan dalam memahami kondisi adalah pengetahuan tentang kestabilan Dhamma.