Tīṇi akusalamūlānīti lobho akusalamūlaṁ, doso akusalamūlaṁ, moho akusalamūlaṁ.
Tiga akar tidak baik: keserakahan adalah akar tidak baik, kebencian adalah akar tidak baik, delusi adalah akar tidak baik.
Pembagian Sutta
Tīṇi akusalamūlānīti lobho akusalamūlaṁ, doso akusalamūlaṁ, moho akusalamūlaṁ.
Tiga akar tidak baik: keserakahan adalah akar tidak baik, kebencian adalah akar tidak baik, delusi adalah akar tidak baik.
Tayo phassāti sukhavedanīyo phasso, dukkhavedanīyo phasso, adukkhamasukhavedanīyo phasso.
Tiga kontak: kontak yang dirasakan sebagai menyenangkan, kontak yang dirasakan sebagai menyakitkan, kontak yang dirasakan sebagai netral.
Tisso vedanāti sukhā vedanā dukkhā vedanā adukkhamasukhā vedanā.
Tiga perasaan: perasaan menyenangkan, perasaan menyakitkan, perasaan netral.
Tayo upavicārāti somanassopavicāro domanassopavicāro upekkhopavicāro.
Tiga macam pelacakan batin: pelacakan kegembiraan, pelacakan ketidak-senangan, pelacakan keseimbangan.
Tayo saṅkilesāti rāgo doso moho.
Tiga noda: nafsu, kebencian, delusi.
Tayo vitakkāti kāmavitakko byāpādavitakko vihiṁsāvitakko.
Tiga macam pikiran: pikiran indrawi, pikiran berniat jahat, pikiran mencelakakan.
Tayo pariḷāhāti rāgajo dosajo mohajo.
Tiga panas menyengat: yang lahir dari nafsu, yang lahir dari kebencian, yang lahir dari delusi.
Tīṇi saṅkhatalakkhaṇānīti uppādo ṭhiti vayo.
Tiga karakteristik yang terkondisi: muncul, bertahan, lenyap.
Tisso dukkhatāti dukkhadukkhatā vipariṇāmadukkhatā saṅkhatadukkhatā.
Tiga penderitaan: penderitaan sebagai penderitaan, penderitaan karena perubahan, penderitaan karena kondisi terkondisi.