Tattha rāgadosacaritassa puggalassa asampajaññañca anunayo ca paṭighañca, tena hānabhāgiyaṁ jhānaṁ hoti.
Di sini, bagi seseorang yang berwatak nafsu dan kebencian, terdapat kurang kewaspadaan, kemelekatan, dan penolakan. Oleh karena itu, jhāna-nya termasuk kategori kemunduran (hānabhāgiya).
Di sini, bagi seseorang yang berwatak nafsu dan kebodohan, kemelekatan dan bahaya (ādīnava) telah diperlihatkan. Itu sebabnya, jhāna-nya termasuk kategori kemunduran.
Tattha dosamohacaritassa puggalassa paṭigho ca asati ca asampajaññañca ādīnavaṁ dassitā tena tassa hānabhāgiyaṁ jhānaṁ hoti.
Di sini, bagi seseorang yang berwatak kebencian dan kebodohan, penolakan, ketidak-mampuan mengingat, dan kurang kewaspadaan, serta bahaya telah diperlihatkan. Oleh karena itu, jhāna-nya termasuk kategori kemunduran.