pe6:49.1 Di sini, lima pandangan berpihak pada pemusnahan.
pe6:49.2 Apakah lima itu?
pe6:49.3 Seseorang merenungkan bentuk sebagai diri, hingga merenungkan kesadaran sebagai diri. Lima ini berpihak pada pemusnahan. Lima belas sisanya berpihak pada keabadian.
pe6:49.4 Demikianlah, dengan ditinggalkannya pandangan identitas diri, enam puluh dua pandangan salah ditinggalkan.
pe6:49.5 Dengan ditinggalkannya, ia tidak berpihak pada pemusnahan maupun keabadian.
pe6:49.6 Demikianlah, dengan ditinggalkannya pemusnahan dan keabadian, siswa mulia tidak memiliki pandangan salah apa pun, kecuali pandangan benar yang melampaui dunia.
pe6:49.7 Bagaimana pandangan identitas diri tidak muncul?
pe6:49.8 Di sini, siswa mulia terpelajar, seluruh sisi terang harus dikembangkan, hingga mahir dalam ajaran mulia. Ia merenungkan bentuk sebagai bukan diri, hingga merenungkan kesadaran sebagai bukan diri, dan seterusnya.
pe6:49.9 Bagi ia yang merenungkan demikian, pandangan identitas diri tidak muncul.