Jhāna pertama yang dikembangkan dan dilatih dengan baik akan menyempurnakan cara berdiam pertama, jhāna kedua yang dikembangkan dan dilatih dengan baik akan menyempurnakan cara berdiam kedua, jhāna ketiga yang dikembangkan dan dilatih dengan baik akan menyempurnakan cara berdiam ketiga, jhāna keempat yang dikembangkan dan dilatih dengan baik akan menyempurnakan cara berdiam keempat.
Cara berdiam pertama yang dikembangkan dan dilatih dengan baik akan menyempurnakan tidak munculnya fenomena-fenomena buruk dan tidak terampil yang belum muncul, cara berdiam kedua yang dikembangkan dan dilatih dengan baik akan menyempurnakan ditinggalkannya fenomena-fenomena buruk dan tidak terampil yang telah muncul, cara berdiam ketiga yang dikembangkan dan dilatih dengan baik akan menyempurnakan munculnya fenomena-fenomena terampil yang belum muncul, cara berdiam keempat yang dikembangkan dan dilatih dengan baik akan menyempurnakan keberlangsungan, ketidaklunturan, dan peningkatan fenomena-fenomena terampil yang telah muncul.
Usaha benar pertama yang dikembangkan dan dilatih dengan baik akan menyempurnakan ditinggalkannya keangkuhan (māna), usaha benar kedua yang dikembangkan dan dilatih dengan baik akan menyempurnakan pencabutan akar kemelekatan (ālaya), usaha benar ketiga yang dikembangkan dan dilatih dengan baik akan menyempurnakan ditinggalkannya ketidaktahuan (avijjā), usaha benar keempat yang dikembangkan dan dilatih dengan baik akan menyempurnakan penenangan penjelmaan (bhava).
Ditinggalkannya keangkuhan yang dikembangkan dan dilatih dengan baik akan menyempurnakan tekad pada kebenaran (saccādhiṭṭhāna), pencabutan akar kemelekatan yang dikembangkan dan dilatih dengan baik akan menyempurnakan tekad pada pelepasan (cāgādhiṭṭhāna), ditinggalkannya ketidaktahuan yang dikembangkan dan dilatih dengan baik akan menyempurnakan tekad pada kebijaksanaan (paññādhiṭṭhāna), penenangan penjelmaan yang dikembangkan dan dilatih dengan baik akan menyempurnakan tekad pada ketenangan (upasamādhiṭṭhāna).
Landasan kebenaran yang dikembangkan dan dilatih secara berulang-ulang akan melengkapi konsentrasi yang dilandasi keinginan; landasan kelepasan yang dikembangkan dan dilatih secara berulang-ulang akan melengkapi konsentrasi yang dilandasi kegigihan; landasan kebijaksanaan yang dikembangkan dan dilatih secara berulang-ulang akan melengkapi konsentrasi yang dilandasi pikiran; landasan ketenangan yang dikembangkan dan dilatih secara berulang-ulang akan melengkapi konsentrasi yang dilandasi penyelidikan.
Konsentrasi yang dilandasi keinginan yang dikembangkan dan dilatih secara berulang-ulang akan melengkapi pengendalian indria; konsentrasi yang dilandasi kegigihan yang dikembangkan dan dilatih secara berulang-ulang akan melengkapi pertapaan; konsentrasi yang dilandasi pikiran yang dikembangkan dan dilatih secara berulang-ulang akan melengkapi kebijaksanaan; konsentrasi yang dilandasi penyelidikan yang dikembangkan dan dilatih secara berulang-ulang akan melengkapi pelepasan segala kemelekatan.
Pengendalian indria yang dikembangkan dan dilatih secara berulang-ulang akan melengkapi cinta kasih; pertapaan yang dikembangkan dan dilatih secara berulang-ulang akan melengkapi belas kasih; kebijaksanaan yang dikembangkan dan dilatih secara berulang-ulang akan melengkapi kegembiraan; pelepasan segala kemelekatan yang dikembangkan dan dilatih secara berulang-ulang akan melengkapi keseimbangan batin.