Tassa evaṅganthitā kilesā āsavanti.
Demikianlah kekotoran batin yang terikat itu disebut 'āsava' (noda batin).
5. Sumber Panduan (Nayasamuṭṭhāna)
Tassa evaṅganthitā kilesā āsavanti.
Demikianlah kekotoran batin yang terikat itu disebut 'āsava' (noda batin).
Kuto ca vuccati āsavantīti?
Dan mengapa disebut 'āsava'?
Anusayato vā pariyuṭṭhānato vā.
Karena kecenderungan tersembunyi (anusaya) atau karena penguasaan pikiran (pariyuṭṭhāna).
Tattha abhijjhākāyaganthena kāmāsavo, byāpādakāyaganthena bhavāsavo, parāmāsakāyaganthena diṭṭhāsavo, idaṁsaccābhinivesakāyaganthena avijjāsavo.
Di sini, dengan ikatan tubuh berupa ketamakan (abhijjhā) adalah noda indra (kāmāsava); dengan ikatan tubuh berupa kebencian (byāpāda) adalah noda kelahiran (bhavāsava); dengan ikatan tubuh berupa genggaman keliru (parāmāsa) adalah noda pandangan (diṭṭhāsava); dengan ikatan tubuh berupa kemelekatan pada 'ini kebenaran' (idaṁsaccābhinivesa) adalah noda ketidaktahuan (avijjāsava).