‹
NE25

Sampāta 6

Pencapaian 6

Nettippakaraṇa · Khuddaka Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA KN 25

Kenali dunia dalam sutta ini

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
ne25:2.1

“Tasmā rakkhitacittassa, sammāsaṅkappagocaro”ti gāthā.

Syair: "Oleh karena itu, bagi yang menjaga pikirannya, dengan tujuan perenungan yang benar..."

ne25:2.2

“Tasmā rakkhitacittassā”ti rakkhitaṁ paripālīyatīti esā nirutti.

"Oleh karena itu, bagi yang menjaga pikirannya" — yang dijaga, dipelihara; inilah makna istilahnya.

ne25:2.3

Idha bhagavato ko adhippāyo?

Di sini, apakah maksud Sang Bhagavā?

ne25:2.4

Ye duggatīhi parimuccitukāmā bhavissanti, te dhammacārino bhavissantīti ayaṁ ettha bhagavato adhippāyo.

Mereka yang ingin terbebas dari alam-alam sengsara akan menjadi pelaku Dhamma; inilah maksud Sang Bhagavā dalam hal ini.

ne25:2.5

Kokāliko hi sāriputtamoggallānesu theresu cittaṁ padosayitvā mahāpadumaniraye upapanno.

Sebab Kokālika, setelah menodai pikirannya terhadap para sesepuh Sāriputta dan Moggallāna, terlahir kembali di neraka Mahāpaduma.

ne25:2.6

Bhagavā ca satiārakkhena cetasā samannāgato, suttamhi vuttaṁ—

Dan Sang Bhagavā memiliki batin yang dilengkapi dengan penjagaan melalui perhatian, sebagaimana dinyatakan dalam sutta:

ne25:2.7

“satiyā cittaṁ rakkhitabban”ti.

"Pikiran harus dijaga dengan perhatian."

ne25:2.8

Niyutto catubyūho hārasampāto.

Demikianlah pencapaian cara penyampaian dengan empat bagian itu dijelaskan.

SUMBER TEKS
Indonesia · diterjemahkan dengan bantuan AI