Iti tattha yaṁ anekavihitaṁ pubbenivāsaṁ anussarati.
Demikianlah, di sini, Beliau mengingat berbagai kehidupan lampau.
Bagian 2
Iti tattha yaṁ anekavihitaṁ pubbenivāsaṁ anussarati.
Demikianlah, di sini, Beliau mengingat berbagai kehidupan lampau.
Seyyathidaṁ—
Yaitu:
ekampi jātiṁ dvepi jātiyo tissopi jātiyo catassopi jātiyo pañcapi jātiyo dasapi jātiyo vīsampi jātiyo tiṁsampi jātiyo cattārīsampi jātiyo paññāsampi jātiyo jātisatampi jātisahassampi jātisatasahassampi anekānipi jātisatāni anekānipi jātisahassāni anekānipi jātisatasahassāni anekepi saṁvaṭṭakappe anekepi vivaṭṭakappe anekepi saṁvaṭṭavivaṭṭakappe.
satu kelahiran, dua kelahiran, tiga kelahiran, empat kelahiran, lima kelahiran, sepuluh kelahiran, dua puluh kelahiran, tiga puluh kelahiran, empat puluh kelahiran, lima puluh kelahiran, seratus kelahiran, seribu kelahiran, seratus ribu kelahiran, berbagai ratusan kelahiran, berbagai ribuan kelahiran, berbagai ratusan ribu kelahiran, berbagai kappa penyusutan, berbagai kappa pengembangan, berbagai kappa penyusutan dan pengembangan.
Amutrāsiṁ evaṁnāmo evaṅgotto evaṁvaṇṇo evamāhāro evaṁsukhadukkhappaṭisaṁvedī evamāyupariyanto, so tato cuto amutra udapādiṁ.
Di sana aku memiliki nama demikian, marga demikian, penampilan demikian, makanan demikian, mengalami suka dan duka demikian, dan batas usia demikian. Setelah meninggal dunia dari sana, aku muncul di tempat lain.
Tatrāpāsiṁ evaṁnāmo evaṅgotto evaṁvaṇṇo evamāhāro evaṁsukhadukkhappaṭisaṁvedī evamāyupariyanto, so tato cuto idhūpapannoti, iti sākāraṁ sauddesaṁ anekavihitaṁ pubbenivāsaṁ anussarati.
Di sana pun aku memiliki nama demikian, marga demikian, penampilan demikian, makanan demikian, mengalami suka dan duka demikian, dan batas usia demikian. Setelah meninggal dunia dari sana, aku muncul di sini. Demikianlah Beliau mengingat berbagai kehidupan lampau beserta ciri-cirinya dan perinciannya.