Iti anekadhātu nānādhātukassa lokassa yaṁ yadeva dhātuṁ sattā adhimuccanti, taṁ tadeva adhiṭṭhahanti abhinivisanti, keci rūpādhimuttā, keci saddādhimuttā, keci gandhādhimuttā, keci rasādhimuttā, keci phoṭṭhabbādhimuttā, keci dhammādhimuttā, keci itthādhimuttā, keci purisādhimuttā, keci cāgādhimuttā, keci hīnādhimuttā, keci paṇītādhimuttā, keci devādhimuttā, keci manussādhimuttā, keci nibbānādhimuttā.
Demikianlah, dari dunia dengan berbagai unsur dan unsur-unsur yang beragam ini, unsur apa pun yang dicenderungi oleh makhluk-makhluk, itulah yang mereka tegakkan dan lekatkan. Ada yang cenderung pada bentuk, ada yang cenderung pada suara, ada yang cenderung pada bau, ada yang cenderung pada rasa, ada yang cenderung pada sentuhan, ada yang cenderung pada objek pikiran, ada yang cenderung pada perempuan, ada yang cenderung pada laki-laki, ada yang cenderung pada kedermawanan, ada yang cenderung pada yang rendah, ada yang cenderung pada yang luhur, ada yang cenderung pada dewa, ada yang cenderung pada manusia, ada yang cenderung pada nibbāna.