‹
MND5

5. Paramaṭṭhakasuttaniddesa

5. Penjelasan Sutta Paramaṭṭhaka

Mahāniddesa · Khuddaka Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA KN 5

Kenali dunia dalam sutta ini

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
mnd5:44.1

<b>Kenīdha lokasmiṁ vikappayeyyā</b>ti.

<b>Dengan apakah seseorang di dunia ini akan berspekulasi?</b>

mnd5:44.2

<b>Kappā</b>ti dve kappā—

<b>Spekulasi</b> ada dua macam—

mnd5:44.3

taṇhākappo ca diṭṭhikappo ca …pe…

spekulasi karena nafsu dan spekulasi karena pandangan … dan seterusnya …

mnd5:44.4

ayaṁ taṇhākappo …pe…

Inilah kecondongan nafsu …pe…

mnd5:44.5

ayaṁ diṭṭhikappo.

Inilah kecondongan pandangan.

mnd5:44.6

Tassa taṇhākappo pahīno, diṭṭhikappo paṭinissaṭṭho.

Baginya, kecondongan nafsu telah ditinggalkan, kecondongan pandangan telah dilepaskan.

mnd5:44.7

Taṇhākappassa pahīnattā, diṭṭhikappassa paṭinissaṭṭhattā kena rāgena kappeyya kena dosena kappeyya kena mohena kappeyya kena mānena kappeyya kāya diṭṭhiyā kappeyya kena uddhaccena kappeyya kāya vicikicchāya kappeyya kehi anusayehi kappeyya—

Karena kecondongan nafsu telah ditinggalkan, karena kecondongan pandangan telah dilepaskan, dengan nafsu apakah ia akan berkecondongan, dengan kebencian apakah ia akan berkecondongan, dengan delusi apakah ia akan berkecondongan, dengan kesombongan apakah ia akan berkecondongan, dengan pandangan apakah ia akan berkecondongan, dengan kegelisahan apakah ia akan berkecondongan, dengan keragu-raguan apakah ia akan berkecondongan, dengan kecenderungan tersembunyi apakah ia akan berkecondongan—

mnd5:44.8

rattoti vā duṭṭhoti vā mūḷhoti vā vinibaddhoti vā parāmaṭṭhoti vā vikkhepagatoti vā aniṭṭhaṅgatoti vā thāmagatoti vā.

—sebagai yang bernafsu, atau sebagai yang membenci, atau sebagai yang delusi, atau sebagai yang terikat, atau sebagai yang melekat, atau sebagai yang terganggu, atau sebagai yang belum mencapai tujuan akhir, atau sebagai yang kokoh.

mnd5:44.9

Te abhisaṅkhārā pahīnā.

Kehendak-kehendak itu telah ditinggalkan.

mnd5:44.10

Abhisaṅkhārānaṁ pahīnattā gatiyo kena kappeyya—

Karena kehendak-kehendak telah ditinggalkan, dengan kelahiran kembali apakah ia akan berkecondongan—

mnd5:44.11

nerayikoti vā tiracchānayonikoti vā pettivisayikoti vā manussoti vā devoti vā rūpīti vā arūpīti vā saññīti vā asaññīti vā nevasaññīnāsaññīti vā.

—sebagai makhluk neraka, atau sebagai makhluk alam binatang, atau sebagai makhluk alam setan, atau sebagai manusia, atau sebagai dewa, atau sebagai yang berwujud, atau sebagai yang tidak berwujud, atau sebagai yang memiliki persepsi, atau sebagai yang tidak memiliki persepsi, atau sebagai yang bukan memiliki persepsi juga bukan tidak memiliki persepsi.

mnd5:44.12

So hetu natthi paccayo natthi kāraṇaṁ natthi, yena kappeyya vikappeyya vikappaṁ āpajjeyya.

Tidak ada sebab, tidak ada kondisi, tidak ada alasan baginya untuk berkecondongan, membeda-bedakan, atau mencapai pembedaan.

mnd5:44.13

<b>Lokasmin</b>ti apāyaloke …pe… āyatanaloketi—

<b>Di dunia</b>—di alam sengsara …pe… di alam indria—

mnd5:44.14

kenīdha lokasmiṁ vikappayeyya.

Dengan apakah seseorang di dunia ini akan membuat perbedaan?

SUMBER TEKS
Indonesia · diterjemahkan dengan bantuan AI