<b>Bhavesu āsattimakubbamāno</b>ti.
<b>Tanpa membuat keterikatan pada kelahiran-kelahiran</b>—
2. Penjelasan Sutta Guhaṭṭhaka
<b>Bhavesu āsattimakubbamāno</b>ti.
<b>Tanpa membuat keterikatan pada kelahiran-kelahiran</b>—
<b>Bhavesū</b>ti kāmabhave rūpabhave arūpabhave.
<b>Pada kelahiran-kelahiran</b>—yaitu kelahiran dalam alam keinginan, kelahiran dalam alam bentuk, kelahiran dalam alam tanpa bentuk.
<b>Āsatti</b> vuccati taṇhā.
<b>Keterikatan</b> disebut nafsu keinginan.
Yo rāgo sārāgo …pe… abhijjhā lobho akusalamūlaṁ.
Nafsu, kegairahan … (seperti sebelumnya) … kerinduan, keserakahan, akar yang tidak baik.
<b>Bhavesu āsattimakubbamāno</b>ti.
<b>Tanpa membuat keterikatan pada kelahiran-kelahiran</b>—
Bhavesu āsattiṁ akubbamāno, chandaṁ pemaṁ rāgaṁ khantiṁ akubbamāno ajanayamāno asañjanayamāno anibbattayamāno anabhinibbattayamānoti—
Tanpa membuat keterikatan pada kelahiran-kelahiran, tanpa membuat keinginan, kasih sayang, nafsu, kepuasan; tanpa melahirkan, tanpa memunculkan, tanpa menghasilkan, tanpa mewujudkannya—
bhavesu āsattimakubbamāno.
tanpa membuat keterikatan pada kelahiran-kelahiran.