mnd15:76.1 Karena tertusuk, tertembus, tersentuh, dikuasai, diliputi, dan dipenuhi oleh anak panah keragu-raguan, ia menjadi seorang yang diliputi kebimbangan, diliputi keraguan, dan diliputi ketidakpastian—
mnd15:76.2 ‘Apakah aku ada di masa lampau? Bukankah aku ada di masa lampau? Apakah aku ini di masa lampau? Bagaimanakah aku di masa lampau? Setelah menjadi apa, apakah aku di masa lampau? Akankah aku ada di masa depan? Bukankah aku akan ada di masa depan? Apakah aku akan ada di masa depan? Bagaimanakah aku akan ada di masa depan? Setelah menjadi apa, akankah aku ada di masa depan? Atau sekarang, di masa kini, ia menjadi seorang yang diliputi kebimbangan batin: Apakah aku ini? Bukankah aku ini? Apakah aku ini? Bagaimanakah aku ini? Makhluk ini, dari manakah ia datang? Ke manakah ia akan pergi?’
mnd15:76.3 Demikianlah, karena tertusuk, tertembus, tersentuh, dikuasai, diliputi, dan dipenuhi oleh anak panah keragu-raguan, ia berlari, berkejar-kejaran, berputar-putar, dan mengembara dalam saṁsāra.