mnd15:143.1 <b>Ia yang di sini telah melampaui nafsu indra, jerat dunia yang sukar diseberangi.</b>
mnd15:143.2 <b>Ia</b>—siapa pun, dalam bentuk apa pun, dengan cara apa pun, dalam keadaan apa pun, dengan watak apa pun, yang telah mencapai tingkat apa pun, yang memiliki kualitas apa pun—baik khattiya, brahmana, wessa, sudda, perumah tangga, atau yang meninggalkan keduniawian, dewa atau manusia.
mnd15:143.3 <b>Nafsu indra</b>—menurut uraiannya, ada dua jenis nafsu indra:
mnd15:143.4 Keinginan terhadap objek-objek indrawi dan keinginan yang merupakan kekotoran batin …pe…
mnd15:143.5 Ini disebut keinginan terhadap objek-objek indrawi …pe…
mnd15:143.6 Ini disebut keinginan yang merupakan kekotoran batin.
mnd15:143.7 <b>Belenggu</b> artinya tujuh belenggu—
mnd15:143.8 belenggu nafsu, belenggu kebencian, belenggu delusi, belenggu kesombongan, belenggu pandangan salah, belenggu kekotoran batin, belenggu perbuatan buruk.
mnd15:143.9 <b>Di dunia</b> artinya di alam sengsara, alam manusia, alam dewa, alam kelompok-kelompok kehidupan, alam unsur-unsur, alam landasan-landasan indra.
mnd15:143.10 <b>Belenggu dunia yang sulit diseberangi</b> artinya.
mnd15:143.11 Ia yang terhadap keinginan-keinginan dan belenggu-belenggu di dunia yang sulit diseberangi, sulit dilampaui, sulit dilewati, sulit diatasi, sulit dilintasi, sulit disebrangi, sulit dilewati sepenuhnya—telah menyeberang, melampaui, melewati, mengatasi, dan melintasi—
mnd15:143.12 ia yang di sini telah melampaui keinginan-keinginan, belenggu dunia yang sulit diseberangi.