mnd14:52.1 <b>Demikianlah ia berdiri kokoh, tanpa gejolak</b> — demikianlah penjelasannya.
mnd14:52.2 <b>Demikian</b> artinya penjelasan melalui perumpamaan.
mnd14:52.3 <b>Berdiri kokoh</b> artinya: pada perolehan ia tidak goyah, pada kehilangan ia tidak goyah, pada kemasyhuran ia tidak goyah, pada ketidakmashuran ia tidak goyah, pada pujian ia tidak goyah, pada celaan ia tidak goyah, pada kebahagiaan ia tidak goyah, pada penderitaan ia tidak goyah — ia tidak bergetar, tidak berguncang, tidak gemetar, tidak bergetar hebat, tidak bergetar sama sekali.
mnd14:52.4 Demikianlah ia berdiri.
mnd14:52.5 <b>Tanpa gejolak</b>—yang disebut <b>gejolak</b> adalah nafsu keinginan.
mnd14:52.6 Nafsu, kegairahan, …pe… ketamakan, keserakahan, akar kejahatan yang tidak bermanfaat.
mnd14:52.7 Bagi siapa gejolak nafsu keinginan ini telah ditinggalkan, dipotong, diputuskan, ditenangkan, didinginkan, tidak mungkin muncul kembali, dibakar oleh api pengetahuan—ia disebut tanpa gejolak.
mnd14:52.8 Karena gejolak telah ditinggalkan, ia tanpa gejolak;
mnd14:52.9 Ia tidak tergoyahkan oleh perolehan, tidak tergoyahkan oleh kehilangan, tidak tergoyahkan oleh kemuliaan, tidak tergoyahkan oleh kehinaan, tidak tergoyahkan oleh pujian, tidak tergoyahkan oleh celaan, tidak tergoyahkan oleh kebahagiaan, tidak tergoyahkan oleh penderitaan—ia tidak bergetar, tidak gemetar, tidak berguncang, tidak terombang-ambing—
mnd14:52.10 Demikianlah ia berdiri kokoh, tanpa kegoyahan.