mnd14:18.1 <b>Setelah memahami akar dari proliferasi konseptual, (demikian Sang Bhagavā) dengan kebijaksanaan, ia harus menahan segala bentuk keakuan "aku ada".</b>
mnd14:18.2 Proliferasi konseptual itulah yang disebut akar proliferasi.
mnd14:18.3 Proliferasi akibat nafsu (taṇhā) dan proliferasi akibat pandangan (diṭṭhi).
mnd14:18.4 Apakah akar dari proliferasi akibat nafsu itu?
mnd14:18.5 Ketidaktahuan (avijjā) adalah akarnya, perhatian yang tidak bijaksana (ayonisomanasikāro) adalah akarnya, keangkuhan "aku ada" (asmimāno) adalah akarnya, ketidakmaluan (ahirikaṁ) adalah akarnya, ketidak-takutan akan akibat (anottappaṁ) adalah akarnya, kegelisahan (uddhaccaṁ) adalah akarnya—
mnd14:18.6 inilah akar dari proliferasi akibat nafsu.
mnd14:18.7 Apakah akar dari proliferasi akibat pandangan itu?
mnd14:18.8 Ketidaktahuan (avijjā) adalah akarnya, perhatian yang tidak bijaksana (ayonisomanasikāro) adalah akarnya, keangkuhan "aku ada" (asmimāno) adalah akarnya, ketidakmaluan (ahirikaṁ) adalah akarnya, ketidak-takutan akan akibat (anottappaṁ) adalah akarnya, kegelisahan (uddhaccaṁ) adalah akarnya—
mnd14:18.9 inilah akar dari proliferasi akibat pandangan.