<b>Kutopahūtā te tadiṅgha brūhī</b>ti.
"Dari manakah berasal semua ini, sudilah kiranya engkau katakan," demikianlah ia berkata.
11. Penjelasan tentang Sutta Kalahavivāda
<b>Kutopahūtā te tadiṅgha brūhī</b>ti.
"Dari manakah berasal semua ini, sudilah kiranya engkau katakan," demikianlah ia berkata.
Kalaho ca vivādo ca paridevo ca soko ca macchariyañca māno ca atimāno ca pesuññañcāti—
Pertengkaran, perselisihan, ratapan, dukacita, kekikiran, keangkuhan, sikap merendahkan, dan fitnah—
ime aṭṭha kilesā kutopahūtā kutojātā kutosañjātā kutonibbattā kutoabhinibbattā kutopātubhūtā, kiṁnidānā kiṁsamudayā kiṁjātikā kiṁpabhavāti.
kedelapan noda batin ini berasal dari mana, lahir dari mana, timbul dari mana, terwujud dari mana, muncul dari mana, menampakkan diri dari mana, berakar pada apa, bersumber pada apa, berjenis dari apa, berpangkal dari apa.
Imesaṁ aṭṭhannaṁ kilesānaṁ mūlaṁ pucchati, hetuṁ pucchati, nidānaṁ pucchati, sambhavaṁ pucchati, pabhavaṁ pucchati, samuṭṭhānaṁ pucchati, āhāraṁ pucchati, ārammaṇaṁ pucchati, paccayaṁ pucchati, samudayaṁ pucchati papucchati yācati ajjhesati pasādetīti—
Ia menanyakan akar dari kedelapan noda batin ini, menanyakan sebabnya, menanyakan asal-mulanya, menanyakan sumbernya, menanyakan pangkalnya, menanyakan timbulnya, menanyakan makanannya, menanyakan landasannya, menanyakan kondisinya, menanyakan kemunculannya—bertanya, memohon, mengundang, mendesak—
kutopahūtā te tadiṅgha brūhīti.
"Dari manakah berasal semua ini, sudilah kiranya engkau katakan."
Iṅgha brūhi ācikkha desehi paññapehi paṭṭhapehi vivara vibhaja uttānīkarohi pakāsehīti—
"Sudilah kiranya engkau katakan, beritahukanlah, ajarkanlah, tetapkanlah, tegakkanlah, bukalah, uraikanlah, jelaskanlah, nyatakanlah"—
kutopahūtā te tadiṅgha brūhi.
"Dari manakah berasal semua ini, sudilah kiranya engkau katakan."