Kathaṁ na lābhakamyā sikkhati?
Bagaimanakah ia berlatih bukan karena menginginkan perolehan?
10. Penjelasan Sutta tentang Sebelum Kehancuran
Kathaṁ na lābhakamyā sikkhati?
Bagaimanakah ia berlatih bukan karena menginginkan perolehan?
Idha bhikkhu na lābhahetu, na lābhapaccayā, na lābhakāraṇā, na lābhābhinibbattiyā, na lābhaṁ paripācento, yāvadeva attadamatthāya attasamatthāya attaparinibbāpanatthāya suttantaṁ pariyāpuṇāti, vinayaṁ pariyāpuṇāti, abhidhammaṁ pariyāpuṇāti.
Di sini, seorang bhikkhu bukan demi perolehan, bukan karena perolehan, bukan demi alasan perolehan, bukan demi menghasilkan perolehan, bukan demi memutar balik perolehan, melainkan semata-mata demi penjinakan diri, demi kedamaian diri, demi pemadaman total diri, ia mempelajari Sutta, mempelajari Vinaya, mempelajari Abhidhamma.
Evampi na lābhakamyā sikkhati.
Demikian pula, ia tidak berlatih demi keinginan akan perolehan.