<b>Kāmesu anapekkhinan</b>ti.
<b>Yang tidak mengharapkan kenikmatan indria:</b>
10. Penjelasan Sutta tentang Sebelum Kehancuran
<b>Kāmesu anapekkhinan</b>ti.
<b>Yang tidak mengharapkan kenikmatan indria:</b>
<b>Kāmā</b>ti uddānato dve kāmā—
<b>Kenikmatan indria</b> menurut ringkasannya ada dua jenis:
vatthukāmā ca kilesakāmā ca …pe…
kenikmatan indria sebagai objek dan kenikmatan indria sebagai kekotoran batin …
ime vuccanti vatthukāmā …pe…
ini disebut kenikmatan indria sebagai objek …
ime vuccanti kilesakāmā.
ini disebut kenikmatan indria sebagai kekotoran batin.
Vatthukāme parijānitvā, kilesakāme pahāya pajahitvā vinodetvā byantiṁ karitvā anabhāvaṁ gametvā kāmesu anapekkhino vītakāmo cattakāmo vantakāmo muttakāmo pahīnakāmo paṭinissaṭṭhakāmo, kāmesu vītarāgo vigatarāgo cattarāgo vantarāgo muttarāgo pahīnarāgo paṭinissaṭṭharāgo nicchāto nibbuto sītibhūto sukhappaṭisaṁvedī brahmabhūtena attanā viharatīti—
Setelah memahami sepenuhnya kenikmatan indria sebagai objek, dan setelah meninggalkan, melepaskan, menyingkirkan, mengakhiri, dan melenyapkan kenikmatan indria sebagai kekotoran batin, ia berdiam dengan tidak mengharapkan kenikmatan indria, bebas dari keinginan indria, telah memuntahkan keinginan indria, telah membebaskan diri dari keinginan indria, telah meninggalkan keinginan indria, telah melepaskan keinginan indria; terhadap kenikmatan indria ia tanpa nafsu, tanpa keinginan, telah memuntahkan nafsu, telah membebaskan diri dari nafsu, telah meninggalkan nafsu, telah melepaskan nafsu; tidak lapar, padam, sejuk, merasakan kebahagiaan, berdiam dengan diri yang luhur—
kāmesu anapekkhinaṁ.
yang tidak mengharapkan kenikmatan indria.