mnd10:12.1 <b>Di tengah tidak dapat dihitung</b>—demikianlah dikatakan.
mnd10:12.2 <b>Di tengah</b> disebut masa kini.
mnd10:12.3 Sehubungan dengan masa kini, nafsu telah ditinggalkan, pandangan telah dilepaskan.
mnd10:12.4 Karena nafsu telah ditinggalkan, karena pandangan telah dilepaskan, ia tidak dapat dihitung sebagai bernafsu, tidak dapat dihitung sebagai membenci, tidak dapat dihitung sebagai delusi, tidak dapat dihitung sebagai terbelenggu, tidak dapat dihitung sebagai melekat, tidak dapat dihitung sebagai terganggu, tidak dapat dihitung sebagai belum mencapai tujuan, tidak dapat dihitung sebagai kokoh;
mnd10:12.5 segala bentukan kehendak itu telah ditinggalkan;
mnd10:12.6 karena bentukan kehendak telah ditinggalkan, ia tidak dapat dihitung menurut kelahiran—sebagai makhluk neraka, atau sebagai binatang, atau sebagai hantu, atau sebagai manusia, atau sebagai dewa, atau sebagai makhluk berforma, atau sebagai makhluk tanpa forma, atau sebagai makhluk memiliki persepsi, atau sebagai makhluk tanpa persepsi, atau sebagai makhluk bukan memiliki persepsi maupun bukan tanpa persepsi.
mnd10:12.7 Tidak ada sebab, tidak ada kondisi, tidak ada alasan yang karenanya ia dapat disebut demikian—
mnd10:12.8 di tengah tidak dapat dihitung.