mil5.3.3:12.1 Selanjutnya, Yang Mulia Raja, ketika brahmana Mogharāja telah menanyakan pertanyaan hingga tiga kali, Sang Tathāgata tidak menjawabnya, berpikir: 'Dengan cara ini, keangkuhan putra keluarga ini akan menjadi tenang; setelah keangkuhan menjadi tenang, akan ada pemahaman yang mendalam.' Dan karena itu, keangkuhan putra keluarga itu menjadi tenang, dan setelah keangkuhan menjadi tenang, brahmana itu mencapai penguasaan dalam enam pengetahuan langsung.
BAGIAN 12
mil5.3.3:12.2 Demikian pula, Baginda Raja, Sang Tathāgata adalah seorang yang mahir dalam cara-cara (pengajaran) dan terampil dalam menyampaikan khotbah."