Yathā, mahārāja, ye keci sattā saccamanugāyanti ‘mahāmegho pavassatū’ti, tesaṁ saha saccamanugītena mahāmegho pavassati, api nu kho, mahārāja, atthi ākāse vassahetu sannicito ‘yena hetunā mahāmegho pavassatī’”ti?
“Seperti halnya, Baginda, makhluk-makhluk tertentu mengucapkan kebenaran: ‘Semoga awan besar menurunkan hujan!’—dan bersama dengan pengucapan kebenaran itu, awan besar menurunkan hujan. Tetapi, Baginda, adakah di langit sebab yang terkumpul ‘yang karenanya awan besar menurunkan hujan’?”