mil5.1.1:15.1 Selanjutnya, Baginda Raja, dengarkanlah alasan tambahan yang lebih mendalam, yang karenanya kebajikan yang dilakukan terhadap Tathāgata yang telah parinibbāna, yang tidak lagi menerima, tidak menjadi sia-sia melainkan berbuah.
mil5.1.1:15.2 Apakah, Baginda Raja, unta, sapi, keledai, kambing, hewan ternak, dan manusia ini berniat agar makhluk-makhluk kecil (cacing) lahir di dalam perut mereka?”
mil5.1.1:15.3 “Tidak, Bhante,” jawabnya.
mil5.1.1:15.4 “Tetapi, Baginda Raja, mengapa cacing-cacing itu, meskipun makhluk-makhluk tersebut tidak berniat, lahir di dalam perut mereka dan berkembang biak menjadi banyak, mencapai kebesaran?”
mil5.1.1:15.5 “Karena kekuatan perbuatan buruk (kamma), Bhante, cacing-cacing itu lahir di dalam perut makhluk-makhluk yang tidak berniat itu dan berkembang biak menjadi banyak, mencapai kebesaran,” jawabnya.
mil5.1.1:15.6 “Demikian pula, Baginda Raja, karena kekuatan relik dan objek pengetahuan Tathāgata yang telah parinibbāna dan tidak lagi menerima, kebajikan yang dilakukan terhadap Tathāgata tidak menjadi sia-sia melainkan berbuah.”