Brāhmaṇo theraṁ disvāva evamāha—
Begitu melihat Sang Thera, brahmana itu berkata,
2. Riwayat Masa Lalu dan Lainnya
Brāhmaṇo theraṁ disvāva evamāha—
Begitu melihat Sang Thera, brahmana itu berkata,
“tumhe hiyyo amhākaṁ gehe kiñci alabhitvāva ‘labhimhā’ti avocuttha, vaṭṭati nu kho tumhākaṁ musāvādo”ti.
“Kemarin, Tuan-tuan berkata ‘kami telah memperoleh’ padahal tidak mendapatkan apa pun di rumah kami. Apakah pantas bagi Tuan-tuan untuk berbicara bohong?”
Thero āha—
Sang Thera menjawab,
“mayaṁ, brāhmaṇa, tumhākaṁ gehe (…) dasamāsādhikāni satta vassāni ‘aticchathā’ti vacanamattampi alabhitvā hiyyo ‘aticchathā’ti vacanamattaṁ labhimhā, athetaṁ vācāpaṭisandhāraṁ upādāya evamavocumhā”ti.
“Wahai brahmana, selama tujuh tahun lebih sepuluh bulan, kami tidak pernah memperoleh bahkan sekadar ucapan ‘silakan lewat’ di rumah kalian. Kemarin, kami memperoleh sekadar ucapan ‘silakan lewat’ itu. Maka, dengan mendasarkan pada sambutan kata-kata itulah kami berkata demikian.”