‹
ITI47

Dutiyavagga

Bab Kedua

Itivuttaka · Khuddaka Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA KN 47

Kenali dunia dalam sutta ini

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
iti47:2.1

“Jāgaro cassa, bhikkhave, bhikkhu vihareyya sato sampajāno samāhito pamudito vippasanno ca tattha kālavipassī ca kusalesu dhammesu.

“Seorang bhikkhu, para bhikkhu, seharusnya berdiam dengan bangun, penuh perhatian, sadar penuh, tenang, gembira, dan jernih, serta pada waktunya merenungkan kualitas-kualitas bermanfaat dalam keadaan itu.

“A mendicant should meditate wakeful, mendicants, mindful and aware, joyful and clear, and at times discern the skillful qualities in that state.

iti47:2.2

Jāgarassa, bhikkhave, bhikkhuno viharato satassa sampajānassa samāhitassa pamuditassa vippasannassa tattha kālavipassino kusalesu dhammesu dvinnaṁ phalānaṁ aññataraṁ phalaṁ pāṭikaṅkhaṁ—

Bagi seorang bhikkhu yang berdiam dengan bangun, penuh perhatian, sadar penuh, tenang, gembira, dan jernih, serta pada waktunya merenungkan kualitas-kualitas bermanfaat, salah satu dari dua buah dapat diharapkan—

A mendicant who meditates in this way can expect one of two results:

iti47:2.3

diṭṭheva dhamme aññā, sati vā upādisese anāgāmitā”ti.

pengetahuan sempurna dalam kehidupan ini juga, atau jika masih ada sisa kemelekatan, keadaan tidak kembali.”

enlightenment in this very life, or if there’s residue left behind, non-return.”

iti47:2.4

Etamatthaṁ bhagavā avoca.

Sang Bhagavā menyampaikan hal ini.

The Buddha spoke this matter.

iti47:2.5

Tatthetaṁ iti vuccati:

Mengenai hal ini, dikatakan:

On this it is said:

SUMBER TEKS
Indonesia · diterjemahkan dengan bantuan AI
English · Bhikkhu SujatoSumber ↗