Bahkan ketika berbaring, para bhikkhu, jika pada seorang bhikkhu yang terjaga ketamakan dan kebencian telah lenyap … ketumpulan dan kantuk … kegelisahan dan penyesalan … keragu-raguan telah ditinggalkan, semangat telah dibangkitkan tanpa kendur, perhatian ditegakkan tanpa keliru, tubuh menjadi tenang tanpa gejolak, pikiran terkonsentrasi dalam kesatuan.
Bahkan ketika berbaring, para bhikkhu, seorang bhikkhu yang terjaga dan demikian adanya, tekun, berhati-hati, senantiasa dan terus-menerus dengan semangat yang dibangkitkan, disebut sebagai seorang yang bertekad bulat.”
Such a mendicant is said to be ‘keen and prudent, always energetic and resolute’ when lying down while awake.”