dan para bhikkhu, jika bhikkhu itu tidak menerima pikiran tersebut, melainkan meninggalkannya, melenyapkannya, mengakhirinya, dan membawanya menuju ketiadaan,
They don’t tolerate it, but give it up, dispel it, eliminate it, and obliterate it.
maka para bhikkhu, bhikkhu yang berbaring dalam keadaan terjaga dengan keadaan demikian disebut tekun, memiliki rasa malu, senantiasa bersungguh-sungguh, dengan usaha yang dikobarkan, dan bertekad bulat.”
Such a mendicant is said to be ‘keen and prudent, always energetic and resolute’ when lying down while awake.”