iti110:8.1 Para bhikkhu, jika seorang bhikkhu yang sedang duduk muncul pikiran indrawi, pikiran berniat jahat, atau pikiran menyakiti,
BAGIAN 8
iti110:8.2 dan para bhikkhu, jika bhikkhu itu tidak menerima pikiran tersebut, melainkan meninggalkannya, melenyapkannya, mengakhirinya, dan membawanya menuju ketiadaan,
iti110:8.3 maka para bhikkhu, bhikkhu yang duduk dengan keadaan demikian disebut tekun, memiliki rasa malu, senantiasa bersungguh-sungguh, dengan usaha yang dikobarkan, dan bertekad bulat.