<b>Āraddhaviriyo paramatthapattiyā</b>ti <b>paramatthaṁ</b> vuccati amataṁ nibbānaṁ.
‘Dengan semangat yang teguh demi mencapai tujuan tertinggi’ — yang disebut ‘tujuan tertinggi’ adalah tanpa-kematian, yaitu Nibbāna.
Niddesa tentang Sutta Khaggavisana
<b>Āraddhaviriyo paramatthapattiyā</b>ti <b>paramatthaṁ</b> vuccati amataṁ nibbānaṁ.
‘Dengan semangat yang teguh demi mencapai tujuan tertinggi’ — yang disebut ‘tujuan tertinggi’ adalah tanpa-kematian, yaitu Nibbāna.
Yo so sabbasaṅkhārasamatho sabbūpadhipaṭinissaggo taṇhakkhayo virāgo nirodho nibbānaṁ.
Yaitu penenangan segala bentukan, pelepasan segala perolehan, padamnya nafsu, kebosanan, penghentian, nibbāna.
Paramatthassa pattiyā lābhāya paṭilābhāya adhigamāya phassanāya sacchikiriyāya āraddhavīriyo viharati akusalānaṁ dhammānaṁ pahānāya kusalānaṁ dhammānaṁ sampadāya thāmavā daḷhaparakkamo anikkhittadhuro kusalesu dhammesūti—
Demi pencapaian tujuan tertinggi, demi perolehan, demi pencapaian kembali, demi penembusan, demi realisasi, ia berdiam dengan semangat yang dibangkitkan, demi meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat, demi mencapai hal-hal yang bermanfaat, dengan kekuatan, dengan usaha yang kokoh, tanpa melepaskan beban dalam hal-hal yang bermanfaat—
āraddhaviriyo paramatthapattiyā.
dengan semangat yang dibangkitkan demi pencapaian tujuan tertinggi.