cnd23:20.1 <b>Bagaikan tanduk badak</b>: sebagaimana tanduk badak, namanya, adalah satu, tanpa yang kedua, demikian pula paccekabuddha itu adalah sepadan, serupa, dan sebanding dengan itu.
cnd23:20.2 Seperti yang terlalu asin disebut 'berasa garam',
cnd23:20.3 yang terlalu pahit disebut 'berasa pahit',
cnd23:20.4 yang terlalu manis disebut 'berasa manis',
cnd23:20.5 yang terlalu panas disebut 'berasa api',
cnd23:20.6 yang terlalu dingin disebut 'berasa salju',
cnd23:20.7 kumpulan air yang besar disebut 'berasa samudra',
cnd23:20.8 seorang siswa yang mencapai kekuatan pengetahuan langsung yang agung disebut 'berasa guru';
cnd23:20.9 demikian pula paccekabuddha itu, dalam hal ini, adalah sepadan, serupa, dan sebanding dengan itu, satu, tanpa yang kedua, telah melepaskan belenggu, ia berjalan, berdiam, bergerak, melanjutkan, memelihara, menghidupi, dan menjalani hidup dengan benar di dunia—
cnd23:20.10 hendaknya ia berjalan sendirian bagaikan tanduk badak.
cnd23:20.11 Oleh karena itu paccekabuddha itu berkata—